Keramik & Kaca
KERAMIK Keramik berasal dari bahasa Yunani , "keramikos" yang berarti benda yang dibakar Umumnya keramik berupa campuran unsur logam dan non logam, sehingga terdapat ikatan ionik namun mempunyai karakter kovalen. Ditinjau dari teknologinya, keramik terdiri dari Keramik tradisional Keramik tradisional dibuat dari tanah liat atau mineral non tanah liat dan umumnya berupa oksida. Contoh : porselen, guci, piring, batu bata, kaca, keramik lantai, dll Keramik lanjut (advanced) Keramik lanjut disintesakan dengan tingkat kemurnian yang sangat tinggi, sehingga memiliki sifat mekanik, ketahanan korosi, sifat optik / magnetiknya lebih baik dari keramik tradisional Contoh : karbida (SiC & BC), borida, oksida murni (alumina, zircona, magnesia, dll), keramik magnetik, keramik piezoelectric serta keramik super konduktor. Proses pembuatan keramik yaitu : Proses pembentukan kaca Proses pembentukan partikulat Pengepresan serbuk Keramik serbuk berupa serbuk se...